Bagaimana Cara Meningkatkan Skill Karyawan? 4 Langkah Ini Bisa Diikuti


Perusahaan merupakan tempat dimana sebuah usaha dibangun. Perusahaan jenis apapun pasti memiliki dinamika internal yang tidak dapat dihindari. Persaingan bisnis semakin ketat, hal ini membuat banyak perusahaan harus mampu meningkatkan skill SDM yang dimiliki agar bisa bersaing dalam dunia bisnis (dalam hal ini mengerjakan pekerjaannya dengan baik).
Sumber gambar: pixabay

Selain meningkatkan kemampuan dalam hal akademik dengan mengikuti kelas karyawan, tentunya masih ada banyak cara lain yang bisa digunakan untuk meningkatkan skill karyawan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan skill karyawan, diantaranya:

Berikan tujuan serta target yang jelas
Sebuah perusahaan tentu memiliki suatu target yang jelas, yang akan menjadi tujuan dalam menjalankan operasionalnya pada periode tertentu. Target tersebut biasanya ditetapkan atas perhitungan yang sangat detail, pertimbangan kondisi pasar serta kemampuan SDM. 

Untuk memenuhi sebuah target yang telah ditetapkan, terkadang karyawan (tidak terkecuali karyawan yang kuliah kelas karyawan) harus melakukan kerja lembur dalam jumlah tertentu. Lembur merupakan sebuah pekerjaan tambahan, yang mana akan mengurangi jatah istirahat karyawan dan tidak sedikit yang keberatan dengan jenis pekerjaan ini.

Untuk meringankan kerja karyawan, sebuah perusahaan harus mampu menerjemahkan target tersebut agar bisa dicerna oleh setiap karyawan yang ada. Ketidakjelasan target untuk level karyawan dapat menjadi faktor produktivitas menurun, kerjanya bagian human resources dan setiap manajer bagian harus bisa menerjemahkan target perusahaan tersebut (melakukan breakdown lebih kecil untuk dikerjakan pada bagian karyawan). 

Lakukan motivasi
Skill atau kemampuan dia bisa didapatkan jika adanya kesadaran, begitu pula dengan perkembangan kemampuan. Mengikuti kelas karyawan menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kemampuan. 

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengembangkan kemampuan seorang karyawan (SDM perusahaan) adalah dengan memberikan motivasi. Motivasi tersebut memiliki alasan yang jelas yakni agar perusahaan bisa tetap eksis, karenanya harus mengikuti perkembangan zaman yang berlangsung. Dalam skala kecilnya, perkembangan yang terjadi membutuhkan skill baru serta semangat kerja yang stabil.

Motivasi yang dilakukan bisa dengan memberikan pengetahuan bahwa di pasar tenaga kerja, banyak SDM baru yang memiliki kualitas tinggi. Karyawan bisa saja terancam dengan tenaga kerja baru, jika ia tidak mau melakukan pengembangan pada dirinya sendiri. Kegiatan motivasi ini tentunya tidak dilakukan dengan maksud mengancam, namun kenyataannya harus dipahami oleh karyawan sebagai dorongan motivasi.

Adakah program pelatihan
Program pelatihan (seperti kuliah kelas karyawan atau jenis pelatihan lainnya dalam bidang tertentu yang sesuai) yang jelas harus dimiliki oleh sebuah perusahaan, tujuannya untuk meningkatkan kualitas SDM yang ada. Program yang satu ini biasanya disusun oleh bagian HR, harus disusun dengan sasaran yang tepat dan didasarkan dengan data yang valid. Sehingga ketika kegiatan dilaksanakan, maka hasil atau output yang didapatkan bisa lebih optimal.

Bagian HR harus melakukan analisa pengembangan, jenis sektor apa saja yang diperlukan. Hasil analisis tersebut akan menunjukkan rekaman keseluruhan kinerja karyawan, dengan begitu pihak HR bisa melihat sektor mana saja yang harus ditingkatkan. Sehingga kegiatan program pelatihan yang akan dilaksanakan bisa dilakukan secara ideal, hasilnya bisa meningkatkan skill karyawan sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut. 

Bukan hanya sanksi, namun juga perlu adanya apresiasi
Sebuah perusahaan memberikan sanksi terhadap karyawannya yang terlambat atau tidak bisa menyelesaikan tugas yang diberikan. Sanksi merupakan hal yang wajar dan biasa ditemukan di setiap perusahaan. Namun bukan hanya sanksi saja, sebuah perusahaan patutnya untuk juga memberikan apresiasi kepada karyawannya yang telah melaksanakan tugas dengan baik.

Setiap karyawan pastinya merasa senang jika pekerjaan yang dikerjakan dengan baik mendapatkan apresiasi dari perusahaan. Hal ini akan berefek baik, jika karyawan merasa senang tentunya ia akan memberikan effort yang lebih terhadap pekerjaan yang dilakukan. Jenis apresiasi sendiri bisa dilakukan dalam bentuk sekecil apapun, tujuannya agar karyawan merasa berpartisipasi dalam pencapaian yang dilakukan oleh sebuah perusahaan.

Bentuk apresiasi ingin sendiri bisa beragam, tergantung dari kebijakan perusahaan. Sebagai contoh misalkan hadiah kecil yang ikonik untuk karyawan terbaik, insentif tambahan, tiket liburan, promosi jabatan, atau lainnya. Menjaga kondisi psikis karyawan agar tetap baik juga merupakan salah satu faktor dalam peningkatan kemampuan kerja karyawan.

Jika sebuah perusahaan bertujuan untuk meningkatkan skill karyawannya (SDM yang dimiliki), tentunya ia harus bisa merencanakan hal tersebut dengan teliti dan berorientasi pada hasil yang diharapkan. Selain menyertakan karyawan pada kelas karyawan, 4 langkah di atas juga dapat dijadikan sebagai cara peningkatan skill karyawan tentunya setelah menyusun rencana yang solid berdasarkan data dan analisis yang dilakukan.

Share on Google Plus

About Admin

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Posting Komentar